Kemunduran Masyarakat dalam Memahami Mistisisme: Sebuah Telaah Filsafat Berdasarkan Pemikiran Tan Malaka
A. Pendahuluan Mistisisme dalam bentuknya yang otentik pernah menjadi dimensi batiniah yang dalam bagi peradaban manusia. Ia tidak hanya mencerminkan hubungan manusia dengan yang transenden , tetapi juga menjadi sumber nilai, moral, dan perenungan eksistensial . Namun, dalam arus modernisasi dan pragmatisme yang merajalela, mistisisme mengalami kemunduran pemahaman. Kajian ini mencoba menelaah kemunduran tersebut melalui lensa pemikiran Tan Malaka seorang filsuf revolusioner yang berpijak pada materialisme historis dan pembebasan rakyat. B. Mistisisme sebagai Pengalaman Transenden Mistisisme, dalam makna filosofis, adalah upaya manusia menyatu dengan realitas tertinggi. Dalam banyak kebudayaan, mistisisme melahirkan bentuk-bentuk kebijaksanaan yang mengakar, baik dalam Islam ( tasawuf ), Hindu ( yoga ), maupun Buddhisme ( zen ). Namun dalam sejarah, mistisisme kerap disalahpahami sebagai bentuk pelarian atau keterasingan dari realitas sosial. Hal inilah yang men...