Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2022

MEREBUT SURGA DENGAN KAKI YANG PINCANG

Gambar
  AMR BIN AL-JAMUH   “Dengan kakiku yang pincang ini, Aku bertekad merebut surga”     Sekelumit kisah para sahabat Nabi Muhammad SAW yang sangat baik perangainya dan tentunya sangat patuh kepada Nabi Saw siapa lagi kalau bukan Amr bin Al-Jamuh ialah saudara ipar Abdullah bin Amr bin Haram, Karena merupakan suami saudarinya, Hindun binti Amr. Ibnu Al-Jamuh merupakan salah seorang tokoh penduduk madinah dan pemimpin Bani Salamah. Ia didahului masuk islam oleh putranya sendiri, Mu’adz bin Amr, yang termasuk kelompok tujuh puluh peserta Baiat Aqabah II. Mu’adz bin Amr ada waktu itu bersama sahabatnya Mu’adz bin Jabal menyebarkan islam di kalangan penduduk madinah dengan semangat seorang mukmin muda yang gagah berani.   Telah menjadi kebiasaan manusia pada waktu itu yang mana golongan bangsawan selalu menyediakan duplikat berhala-berhala besar yang terdapat di tempat-tempat pemujaan umum yang di kunjungi oleh orang banyak. Mu’adz bin Amr bersama teman...

Sesat pikir hitam dan putih

Gambar
BLACK AND WHITE FALLACY (Sesat pikir hitam dan putih)     D alam kajian dan diskusi-diskusi Ilmiah kita pasti sering di hadapkan dengan kesimpulan-kesimpulan yang beranekaragam. Kesimpulan-kesimpulan itu dihasilkan melalui argumen-argumen. Argumen melahirkan kesimpulan. Kesimpulan dihasilkan argumen. Begitulah lazimnya diskusi ilmiah yang baik berjalan. Dengan argument yang berbeda-beda, kita bisa menampilkan kesimpulan yang berbeda-beda juga. Namun, di sela-sela penyusunan argument itu, kadang kita terjebak dalam kekeliruan berfikir. Salah satu kekeliruan berfikir yang kerap terjadi ialah, manakala kita dihadapkan dengan banyak pilihan, sementara kita hanya mendasarkan argument kita, atau konklusi dari argument yang kita buat, pada dua pilihan saja.     Orang Sunni misalnya, mengklaim bahwa madzhab yang benar, dan yang paling layak diikuti, sekaligus yang akan mengantarkan orang islam menuju surga, dari sekian banyak madzhab dalam islam, itu ialah mad...